Prologue.

09:40pm. Monday, Jan 9, 2012

Tepat pada hari Senin, di tanggal yang cantik ini, saya akan membulatkan tekad untuk menulis blog “secara rutin”. Sebelumnya udah ada isinya, tapi sangat geje. Huah.. rasa ini udah pengen dilakukan sejak lamaaaaaa. Tapi setelah dapet inspirasi dari blog Om Raditya Dika, baru deh timbul lagi rasa pengen mencurahkan segala isi hati. Karena inspirasinya adalah Om Dika, jadi bisa dipastikan hampir 99% isinya adalah cerita pribadi. Dan dari awal saya menulis, saya harus menguatkan mental terhadap apapun yang akan terjadi pada blog ini. Karena ini adalah ruang publik, saya harus siap dengan segala cercaan, hinaan dan apapun mengenai blog ini.

Dulu saya sempet menganggap kalau membeberkan cerita-cerita di blog itu adalah sampah. Tapi gak ada salahnya kita menumpahkan segala rasa yang ada di dalam lubuk jiwa daripada dipendam. Well, secara offline saya sudah sering banget nulis (ngetik) berbagai macam perkara permasalahan hidup saya di lembaran-lembaran, sebut saja Mr. Woot. Tetapi tentu saja kalo itu di masukin blog, akan banyak mengalami sensor yang bertubi-tubi, yang tadinya berlembar-lembar, bisa jadi hanya 2 lembar karena mengandung SARA dan sarkastik (lebay). Padahal ya isinya cuma 2 lembar kok.. syalala (pokerface).

Oh iya, sebelumnya saya akan memperkenalkan diri saya. Nama saya Ferlin Dwi Rahmaniah, biasa dipanggil Ferlin, Lilin, Frilin, apa aja deh. kalo kata Sule, “nama saya bebas!” asal masih dalam satu spesies.

Tolong jangan panggil saya Sherly, Rahmawati, maupun Verile. Karena nama-nama itu membuat saya frustasi. Pertama Sherly, saya pernah sampe debat sama mbak-mbak agen travel ditelpon karena saya dipanggil bolak-balik dengan nama Sherly, dan akhirnya saya mengaku nama saya Dian. Sungguh tragis. Kedua Rahmawati, itu bukan nama belakang saya. Saya kalo menyebutkan nama dengan singkatan, Ferlin Dwi R. pasti selalu ditebak, R nya Rahmawati ya?

Tolong, tolong hargai nama pemberian orang tua saya. Yang ketiga, itu sudah jelas, itu nama obat jerawat, jangan samakan nama saya dengan nama obat jerawat, walaupun nama itu memang lebih komersial.

Saya sekarang duduk di bangku perkuliahan menuju puncak semester impian, yakni semester akhir (saya masih semester 7). Entah semester idaman atau ancaman 😛 Karena sudah pasti di semester akhir ini harus banyak korban berguguran dan berjatuhan, seperti waktu dan uang. Sebenernya di semester-semester yang lalu juga sama aja sih, cuma semester akhir ini lebih berasa auranya, aura ingin cepat lulus.

Saya mengambil Jurusan Teknik Elektro prodi Sistem Komputer dan Informasi angkatan 2008, panjang kalo mau diceritain kenapa saya bisa masuk jurusan yang mayoritasnya adalah manusia berjakun. Kini nama Teknik Elektro telah berganti menjadi Teknik Elektro dan Teknologi Informasi. Dan saya menjadi mahasiswi bimbang ketika ditanya “Kamu kuliah jurusan apa?”, saya sempat putar otak dan mantap menjawab “IT” dan orang-orang menangkap bahwa IT adalah Teknik Informatika. Yasudlah, saya pun berhenti menjelaskan, mingkem. Soalnya mau dijelasin kayak gimana juga mereka akan bingung kenapa namanya Teknologi Informasi, yang akan berujung,” itu jurusan baru ya”, “masuk fakultas apa itu” (pengalaman pribadi) dan saya gak akan pernah lagi jawab kalo saya dari jurusan “TI” karena orang-orang pernah ada yang salah sangka kalo saya itu anak Teknik Industri.

Sebenernya, yang masih menjadi ganjelan saya adalah ketika orang lain bertanya, apa beda Ilkom (MIPA) sama IT? Suatu saat saya akan bersemedi di bawah naungan mbah Gugel. Intinya, saya adalah anak didik dari Universitas Gadjah Mada. And I’m proud of it.

Finally, saya akan menutup kata pengantar tidur ini dengan ucapan hamdalah, bismillah, dan Allahu Akbar!

Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s