Skripswit

Hari yang cukup selo. Cuma di pagi hari ini aja sih. Alhasil saya nulis lagi setelah sekian lama nggak mampir sini.

Kali ini saya mau curhat tentang galau akademis part sekian. Mungkin ini part yang terakhir.

Aamiin.

***

Semingguan kemarin, yah minggu-minggu yang sebelumnya juga keitung, adalah minggu penuh ketegangan, penuh cobaan, dan rintangan. Saya dikejar deadline. Deadline yang subjeknya harusnya udah dikerjain lebih dari 3 bulan yang lalu.

Take a deep breath.

Ini semua ada hubungannya sama Skripswit. Mahasiswa tingkat akhir pasti paham banget sama kata ajaib tersebut.

Yes. Skripswit a.k.a Skripsi.

Sebuah kata, kalo lagi haha-hihi sama temen dan dibahas, berujung hening seketika. Trus update twitter.

 #sumpah #bikin# nggak #mood #deh #temen #gue #ngebahas #skripsi

Semuanya di kasi tagar. Dan twit kaya gini minta dibahas banget!

***

Sebuah universitas sebut saja UGM, memiliki persyaratan untuk kelulusan mahasiswa S1 dengan penyusunan skripsi beserta sidangnya.

Sebuah kata yang memiliki nama siang Skripsi dan nama malam Tugas Akhir ini menjadi tolak ukur sampai di mana tingkat kewarasan mahasiswa S1 untuk mempertanggungjawabkan studinya.

Mahasiswa yang kurang waras, nggak mau peduli tentang kelulusan. Kuliah S1 sepanjang masa dan membayar universitas selamanya. Ngeri, sob. Naudzubillah.

Kalo belum lulus, berarti masih belum boleh ngelanjutin S2, apalagi S3.

Yang pasti, dengan kelulusan, kita bisa bikin orang tua bangga! Diarak satu kampung trus dielu-elukan kalo anaknya udah sarjana. Kalo warasnya kurang, ini nggak dipikirin! Pengen banget kan, diarak satu kampung?

Survey membuktikan, rata-rata sih yang belum lulus punya perasaan Galau kalau liat temen lain yang udah lulus pada nyari kerja, bahkan udah dapet kerja. dalam survey ini saya terlibat dalam pengisian angket.

Dan  gimana caranya lulus kalo nggak nyusun skripsi? Think waras, sob!

Saya termasuk golongan yang waras, yang pengen diarak keliling kampung. Tapi saya gagal move on dalam proses pembuatannya.

Otak saya masih direnov. Masih ngerasa kalo minggu kemarin masih bulan Januari.

Asal elo, elo, elo tau aja. Bikin skripsi itu nggak mudah. Catat. Nggak mudah, pake banget.

Banyak faktor yang diteliti, dianalisis, semuanya ditulis menggunakan format yang sudah ditentukan dan yang kelihatan sepele menjadi penting.

Contohnya, tanda baca titik. Tanda baca ini selalu berada di akhir kalimat dan jumlahnya satu buah. Dia single, bukan couple, triple, maupun double date. Ini contoh yang salah:

“Hal ini disebabkan oleh biaya yang terlalu kecil… Oleh karena itu, biaya harus diperbesar….. ”

Berasa nulis puisi jaman SMP, trus jadi lirik lagu deh.. Woy skripsi, skripsi!

Dalam penulisan skripsi, saya khawatir terbawa tren yang lagi happening di dunia maya.

Seharusnya, “Tentunya ini menjadi suatu hal yang serius ”

Menjadi,  “Tentunyah Inih menjadi cuatu hal yang ciyuus..”

Brb. Cari kamus EYD.

Nah, sudah tau kalo bikinnya susah, saya malah menelantarkannya begitu saja. Ini kesalahan terbesar saya. Langsung ke tukang reparasi otak.

Yang paling bikin galau, deadlinenya itu kemarin. Dan saya baru semangat-semangatnya ngerjain itu baru minggu-minggu terdekat ini (baca: minggu kemarin).

Dan berbekal kesantaian saya, saya jadi nggak teliti dalam mengerjakan naskah skripsi yang nggak sedikit itu. Padahal aslinya, saya adalah orang yang perfeksionis dalam mengerjakan sesuatu. Karena sifat saya yang begitu santainya, H-1 kelabakan.

Deadline di sini adalah hari terakhir daftar sidang pendadaran, istilah kerennya penceplokan. Semua isi skripsi dibeberkan dan diungkap kebenarannya. Kadang istilahnya menjadi sadis dan disebut pembantaian.

Kawan pernah cerita, “Gila, tadi aku dibantai habis-habisan! Yang nguji killer!”

Gue kali ini harus bilang wo o ow.

Untung lo masih hidup ya, sob. Horor.

Ceritanya, kalo nggak daftar hari itu juga, otomatis nggak bisa ikut pendadaran periode Oktober besok, dan harus ikut periode Desember. Saya mau Oktober!

Dan di H-1 tersebut, saya hampir melewatkan satu syarat pendaftaran pendadaran.

Naskah skripsi.

Naskah yang sudah harus jadi walaupun masih dalam bentuk draft. Naskah itu akan dikoreksi dosen pembimbing I dan II dan dibubuhi tandan tangan dan Acc. Ini yang bikin galau saya menjadi kuadrat.

Kalo dosen bilang naskah saya nggak layak, saya nggak dikasi Acc dan tanda tangan. Artinya, syarat kurang dan saya nggak boleh daftar!

H-1 pengebutan terjadi dengan hasil yang seadanya. Begitu dikoreksi, yang paling signifikan terlihat adalah format penulisan dan tanda baca. Saya udah takut banget kalo nggak dikasi Acc. Sesekali ngintip, ada yang alay nggak.

Adegan pencoretan naskah di mana-mana bikin saya makin deg-degan. Wah, yang dicoret pasti tulisan alay.

Setelah naskah dikembalikan, saya dapet juga Acc dari kedua dosen pembimbing. Alhamdulillah. Sujud syukur. Sungkem sama semua orang. Tumpengan.

Hore! Saya boleh daftar!

Nangis terharu. Tisu mana tisuuuuuu.

Tapi perjuangan belum selesai. Deadline masih ada, lagi. Naskah harus sudah jadi dan ngga boleh ada yang cacat.

Hari bersejarah itu terhitung 5 hari lagi dari sekarang.

5 hari itu pasti akan terasa cepat!

fight!

myskripsi

my skrip sweet

Akhir kata.

Jujur saja, skripsi ini membuat adrenalin saya terpacu. Deadline-deadline yang bikin saya susah tidur dan bisa melakukan hal-hal yang diluar otak saya.

Memang susah berstatus waras.  Banyak yang harus dipersiapkan, dipikirkan, dan dilakukan.

Makanya Tuhan ngasi kita otak untuk dipake. Jangan dibiarin aja sampe hang, trus diservis.

Giliran butuh mikir, eh masih ngantri servisnya.

 

Pesan dari ayah dan ibu: “Jangan pernah ninggalin sholat 5 waktu, nak. Dalam sujud, doa, memohon dan pendekatan kepada Allah, disitulah Ia akan mendengar jeritanmu dan jalanmu akan dimudahkan olehNya.”(edited dengan sedikit pelebayan, tapi intinya sama)

Maap-maap kalo ada salah kata 😉

Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s