Crepes Mille with Strawberry-Raisin Custard

Crepes Mille with Strawberry-Raisin Custard a la kadarnya

Crepes Mille with Strawberry-Raisin Custard a la kadarnya

Sesuai request temen-temen di plurkdotcom, saya akan ngasi bocoran resep dessert Crepes Mille yang saya contek dari acara masak-masak di salah satu TV swasta –sampai saya belain mengunduh videonya dari youtubedotcom saking niatnya. Dan juga ngeliat resepnya dari fromliakitchen, arigato ne..Tetapi resep versi saya ini telah dimodifikasi sehingga lebih bersahabat di kantong.

Sekedar intermezzo. Crepes Mille atau Mille Crepes adalah kue asal Prancis yang terbuat dari lapisan-lapisan crepes. Kata Mille sendiri memiliki arti “seribu”, yang menggambarkan betapa banyaknya lapisan yang terbentuk dalam sebuah dessert,tapi  ini cuma jadi 15-an lapis kok.

Imho, crepes ini sih bahannya mirip resep pancake, hanya saja dengan versi lebar dan tipis.

Daripada penasalaan.. yuk cabssss..

Continue reading

Advertisements

Isn’t it good, norwegian wood?

Ini blongnya jarang di tengok, sebentar ya.. bersih-bersih sarang laba-laba dulu.

 

Nah, udah bersih.

Kali ini, untuk memulai postingan pertama di tahun 2014, saya akan membicarakan tentang salah satu novel dari seorang penulis asal Jepang, Haruki Murakami.

Butuh waktu hingga empat hari untuk menyelesaikan novel Norwegian Wood yang diterjemahkan oleh Jay Rubin dari bahasa Jepang ke bahasa Inggris. Bagi saya, empat hari adalah angka yang cukup besar untuk menghabiskan novel semenarik ini yang jumlah halamannya tidak terlalu banyak, yang saya baca ini tidak menyentuh angka 350.

Karena ini english version, di tengah jalan, saya menemui -banyak-pake-banget- kosakata baru yang membuat saya mengerutkan dahi dan berteriak dalam hati.

Mbokne, iki artine uopohh? Precocious, murky, slogged, reverberation, . . .

Kemudian saya berhenti sebentar, menatap ke langit, memejamkan mata, kemudian… merenung. Memikirkan simbok.

.
.
.
.

Wait, skip, skip.

Oke serius. Kebetulan waktu itu saya lagi nganggur, jadi… dengan rajinnya saya mencari arti kata-kata susah tadi di digital dictionary, alias aplikasi kamus di laptop/hp.

Saking rajinnya, sampe saya tulis lagi di sebuah buku khusus. Khusus! Niatnya biar nggak lupa. Tapi tapi tapi, yang ada malah jadi sering liat contekan, bukannya dihapalin, miaw.

Beda cerita kalau lagi males atau lagi seru-serunya baca, saya mencoba memahami arti dari rangkaian kalimatnya –dengan sotoy, hingga sekiranya dapat dipahami. Istilahnya, pasrah gitu deh. Tapi ya lumayan bisa ngasah otak yang jarang terpakai ini.

Beklah langsung saja inti dari post ini, review! Speaking of review, this is my first! Uyeah! –penting. Continue reading