The Rapists’ Point Of View. Beware, Ladies!

SlutWalk Seattle is part of an international protest movement fighting rape culture, which includes victim blaming. The walk took place from Occidental Park to Westlake Park in Seattle, WA. August 25th 2013. (Joshua Lewis / KOMO News)

image source: Pinterest

Saya sering banget melihat artikel ini seliweran di-share teman-teman pada timeline salah satu Sosial Media (LINE; account @faktual). Saya hanya ingin berbagi salinannya agar wanita lebih waspada. Yah, sayangnya saya tidak menemukan link aslinya.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan para wanita dan kita harus lebih berhati-hati lagi kalau ketemu laki-laki nggak dikenal terutama saat jalan sendirian.

Semoga bermanfaat!

***

Buat yg suka pulang malem:

DARI MATA PEMERKOSA

Via Nina Suzan Thomas, via Ikhaputri Widiantini (Dosen Filsafat FIB UI)
Terjemahan bebas/Adaptasi Nosa Normanda (Sastra Inggris 2004, Lecture of Stage & Performance in BINUS University)

Sekelompok pemerkosa dan pelaku perkosaan kencan, diwawancara di penjara tentang bagaimana mengincar korbannya. Ini adalah terjemahan bebas dari artikel yang disebar di Internet dengan bahasa inggris dari sumber anonim. Saya terjemahkan dengan bahasa informal biar asik dan sesuai konteks Indonesia–juga saya tambah-tambahkan beberapa poin supaya aktual dengan keadaan Indonesia.

1] Yang pertama kali dilihat pada calon korban perkosaan adalah gaya rambutnya. Mereka akan mengincar perempuan dengan buntut kuda, konde, bridal, atau gaya rambut lain yang mudah dijambak. Mereka juga senang mengincar perempuan berambut panjang. Perempuan dengan rambut pendek dan berjilbab jarang diincar.

2] Setelah itu pria-pria itu akan melihat pakaian si perempuan. Mereka mencari pakaian yang mudah ditanggalkan dengan cepat. Banyak juga dari mereka yang membawa gunting untuk memotong pakaian.

3] Mereka juga mencari perempuan yang sedang memakai telepon genggam, sedang merogoh tas, atau melakukan aktivitas lain sambil berjalan; karena biasanya perempuan-perempuan tersebut tidak waspada dan mudah dikuasai.

4] Di Indonesia, tempat yang paling sering terjadi penculikan dan berakhir dengan perkosaan adalah pada transportasi publik (angkot, taksi, ojek). Di India kasus yang paling terkenal di dalam bus.

5] Selain itu ada juga kencan-perkosa. Biasanya terjadi di kos-kosan, rumah, diskotik, atau mobil si pemerkosa.

6] Dalam tulisan asli artikel ini, di negara maju penculikan seringkali terjadi di lapangan parkir swalayan, parkiran kantor atau toilet umum.

7] Para pemerkosa akan mengambil seorang perempuan dan dengan cepat membawanya ke lokasi lain dimana mereka tidak perlu khawatir akan tertangkap.

8] Kalau kamu melawan, mereka akan jadi cupu karena cuma butuh satu atau dua menit sampai mereka sadar kalau berusaha memperkosamu itu buang-buang waktu. Tapi dalam beberapa kasus, perlawanan yang setengah-setengah bisa membuat pemerkosa semakin terangsang, maka itu usahakan lawan dengan efektif dan efisien (nanti dijelaskan di bawah).

9] Para pemerkosa yang diwawancara bilang mereka tidak mau mengincar perempuan yang membawa payung panjang atau objek semacamnya yang bisa menyerang balik dari jarak sedang. Pakai objek apapun untuk menyerang balik!

10] Kunci-kunci atau stun-gun nggak terlalu ngaruh untuk ngelawan, soalnya kamu harus deket banget ke si penyerang buat make itu. Intinya artikel ini adalah gimana meyakinkan mereka buat ilfil nyerang kamu pas pertama kali ngeliat kamu.

MENCEGAH & MELAWAN DENGAN EFEKTIF:

1] Kalau kamu ngerasa ada orang yang ngikutin kamu di jalan, di tempat parkir, di lift, JANGAN TAKUT DAN BUANG MUKA. Kamu justru mesti berhenti dan lihat mukanya, buka percakapan kayak, “Om, jam berapa ya sekarang?”, atau kamu bisa bikin percakapan pendek seperti, “Duh, panas banget nih. Biasanya kalo kayak lgini mau ujan kali ya, om?” Intinya sih pastikan dia tahu kamu ngeliat mukanya jelas, dan bisa kamu kenali kalo dia kabur setelah gagal. INGAT MUKANYA! Biasanya juga cowok akan hancur imajinasinya kalau sudah komunikasi, karena pemerkosa bertumpu pada imaji seakan-akan perempuan itu bukan orang tapi binatang buruan. Tatap wajahnya, bicara padanya. Bunuh imajinasi itu dari kepalanya. Bisa jadi juga kamu salah, dan om itu cuma kebetulan ke arah yang sama dari kamu. Tapi nggak ada ruginya toh? Mending sok akrab daripada diserang tiba-tiba.

2] Kalau ada yang nyamperin kamu tiba-tiba, langsung pasang kuda-kuda dengan tangan dan teriak, “Stop!” atau “Mau apa lo!?” Kebanyakan pemerkosa bialng mereka akan cabut kalo si cewek teriak-teriak duluan atau menunjukkan bisa berantem. Lagi-lagi, mereka cari sasaran yang gampang.

3] Kalo kamu bawa semprotan merica (pelatih mbak yang nulis thread asli selalu bawa itu), kamu bisa teriak, “Gue semprot lo! Perih lho ini…” Dia akan mikir dua kali. Masih maju, semprot!

4] Kalo ada yang narik kamu, terus kamu nggak bisa serang balik, kamu bisa main akal aja. Kalo dia ngunci pinggang kamu dari belakang dengan dua tangannya, cubit yang keras di bawah tangannya, atau di bawah sikutnya atau di bawah keteknya atau di pahanya–YANG KERASSS! Ada cewek yang nyubit cowok yang mau merkosa dia waktu kencan, dan cowok itu kesakitan bener gara-gara dicubit sampe berdarah. Ototnya robek dan butuh dijahit. Buat latihan, coba cubit diri sendiri di tempat-tempat tersebut sekuat kamu, pasti sakit.

5] Setelah dicubit dan dia lepaskan, usahakan jangan langsung lari. Incar selangkangannya. Aku tahu banget dari pengalaman pribadi, kalo cowok dipukul ‘itunya’ dia bakal kesakitan gila. Kamu mungkin takut dia tambah marah dan nyakitin kamu, tapi sebenernya kata para pemerkosa ini, mereka maunya cewek yang nggak ngasih masalah. Kasih masalahnya di’situ’ dan lari aja dia akan susah.

6] Kalo tuh cowok mau nyekek kamu, ambil satu-dua jarinya aja, terus dorong ke depan sejauh mungkin sekuat mungkin. Instruktur aku melintir sedikit jariku dan aku langsung jatuh berlutut dan buku-buku jariku sampe bunyi krak.

7] Buka kuping. Selalu awas dengan keadaan sekeliling kamu, kalo bisa usahakan selalu jalan sama temen dan kalo ada hal mencurigakan jangan kamu cuekin. Percaya sama insting kamu. Mungkin kadang-kadang kamu ngerasa kayak orang parno, tapi itu lebih baik daripada kena beneran.

TIPS TERAKHIR INGAT YANG INI:

1. Tip dari Tae Kwon Do: Sikut adalah bagian terkeras di badan kamu. Kalo cukup deket untuk nyikut, sikat!

2. Tip dari pemandu wisata di New Orleans: Kalo ada rampok minta dompet atau tas kamu, JANGAN LANGSUNG DIKASIH. Lempar agak jauh (pura-pura bego aja)…kemungkinannya dia lebih tertarik sama dompetmu daripada bodimu tetep ada. Abis itu LARI KAYAK MALING KE ARAH SEBALIKNYA.

3. Kalau si pemangsa ini punya pistol tapi moncong pistolnya agak jauh dari kamu, langsung KABUR! Kemungkinan dia tepat nembak kamu (target yang lari) itu 4 berhasil: 100 gagal kok. Dan kalopun pelurunya dia ngena, kemungkinan besar nggak kena organ vital kamu. KABUR!

4. Sebagai perempuan, kita gampang kasihan: JANGAN! Kasihan bisa bikin kita diperkosa atau dibunuh. Ted Bundy, pembunuh berantai itu, ganteng, lulusan kampus keren di Amrik, dan selalu mainin simpati perempuan yang polos. Dia kadang-kadang pura-pura cacat, pake tongkat minta tolong dipegangin sampe mobilnya, terus tiba-tiba nyulik!

5. Kalo kamu dilempar ke bagasi mobil dan dikunciin. Tendang lampu belakangnya sampe bolong keluarin tangan kamu dan lambaikan. Supirnya nggak ngeliat kamu, tapi pengendara lain akan lihat. Ini beneran pernah nyelametin nyawa orang di Amrik.

6. Peremppuan bisanya masuk mobil abis belanja, makan, kerja, dan duduk di dalem mobil (ngeliat hp, bales sms). JANGAN YA! Pemerkosa bisa memperhatikan kamu, dan ini kesempatan bagus buat dia buat masuk ke kursi belakang, terus nodong kamu pake pistol dan nyuruh kamu nyetir kemana pun dia mau. BEGITU PINTU MOBIL KAMU TUTUP, TANCAP GAS!

7. Beberapa catatan kalo kamu bawa mobil di tempat parkir, atau garasi:
a. Waspada: lihat sekliling mobilmu, karena ada aja orang yang ngumpet di kursi belakang, ngintip ke mobil, ngumpet di balik sisi lain mobil. (LAKUKAN HAL YANG SAMA SEBELUM NAIK TAKSI, JANGAN SAMPAI ADA YANG TIBA2 MASUK TAKSI DAN KONGKALIKONG SAMA SUPIRNYA).

b. Kalo ada mobil van parkir deket pintu supir mobilmu, kamu masuk dari kursi penumpang aja. Kebanyakan pembunuh berantai narik korbannya dan langsung masukin ke van pas dia mau masuk mobil.

c. Lihat mobil yang parkir sebelahmu, ada orangnya nggak. Kalo kamu lihat ada orangnya dan dia nggak pindah-pindah, atau kelihatan mencurigakan, mending balik ke kantor/mal dan minta temenin satpam ke mobil kamu. Lagi-lagi, mendingan selamat daripada nyesel, dan mendingan parno daripada mati.

8. SELALU naik lift daripada tangga darurat. Tangga darurat tempat yang nggak bagus banget buat sendiri dan tangga biasanya jadi tempat kejahatan.

Sebarkan ini ke semua perempuan yang kamu tahu dan butuh diingatkan kalau Tuhan juga menciptakan banyak orang gila di dunia ini. Mendingan selamat daripada nyesel, mendingan parno daripada mati.

Kalau kamu punya rasa kemanusiaan, reblog post ini

‘Tangan yang menolong lebih baik dari mulut yang berdoa’ — berikan tanganmu.
SHARE POST INI SEBANYAKNYA DAN BIARKAN SEMUA PEREMPUAN TAHU APA YANG TERJADI DI DUNIA INI.INI DAPAT MENYELAMATKAN HIDUP ORANG

***

Cheers!

Gubug Makan Mang Engking Jogja

[intro] malam ini buka twitter. nyesekk. banyak amat yang bilang “Cewekku koq ngangeninn yaaahh”, “Kok kaya kangen ya? Tp gatau kangen sm siapa”. “kangen..”. Giliran gue deh yang ngetuit, “baru aja ketemu, masa udah kangen” 😐 (yang ini fiktif!)

Intro yang agak alay. Maklum abis pulang bergalau. Sudah, di skip juga boleh kok. 🙂

Jadi ceritanya, tadi abis dinner sama si abang yang selalu ngaku-ngaku ganteng. #kemudianhening

Mestinya sih judulnya buka puasa bareng, tapi berhubung saya ga puasa, jadinya acaranya bukan buka puasa bareng, tapi hanya menemani dia yang buka puasa.

Dinner tadi menyenangkan. Menurut saya, tempat yang kami kunjungi tadi asyik. Tapi menurut dia, tadi biasa aja. Huu, kebanyakan hang-out sih lu bang.

Destinasi kami tadi adalah Gubug Makan Mang Engking. Siapa yang ga pernah denger ini resto? Terkenal banget cyin di Jogja. Terkenal enak dan mahal, tapi harga dan rasanya itu seimbang, nggak rugi ngerogoh saku agak dalem buat nikmatin masakan di sini.

Continue reading

Momen di Bulan Ramadhan 1433H

Bismillah.

Hari ini, katanya pemerintah adalah hari pertama puasa di bulan Ramadhan 1433H. FYI, hari ini hari Sabtu tanggal 21 Juli 2012. Pas nanya sama mama (hari kamis) mau puasa hari apa, mama bilangnya mau mulai puasa hari Jumat. Katanya bukan ikut Islam Muhammadiyah atau aliran manapun, yang penting niat dan ikhlas mau puasa Ramadhan, lebih cepet lebih baik, udah nggak sabar nungguin Ramadhan.

Terharu. :’)

Continue reading

Waspada jika ingin menghapus account Blog*er

Sudah beberapa minggu ini, mungkin sebulanan, hati saya dilanda kesedihan yang luar biasa.

Bagaimana tidak, primary email (ferl…@gmail.com), lenyap dari hidup saya. Yaa ga tiba-tiba hilang sih..

Semuanya, bermula dari account Blog*er (B). Sebelum menulis blog di WordPress (WP), dulunya saya mencoba mengawalinya di acc tersebut. Tetapi, lebih menantang kalau saya pake WP, pikir saya.

Akhirnya migrasi ke WP, dengan acc B yang terbengkalai.

Setelah beberapa kali blogwalking kemana-mana, akhirnya saya sadar, jika buka blog orang lain yang memakai acc B, follownya dari acc B saya juga. Huh, sia-sia dong saya follow mereka tapi bukan dari acc WP saya (maklum nyubi).

Akhirnya, saya putuskan untuk menutup acc B saya, tanpa basa-basi saya me-non-aktifkan segalanya yg berhubungan dengan acc B dan acc Gmail. Niatnya agar gak terintegrasi lagi satu sama lain. Karena acc Google terintegrasi dengan beberapa site seperti B, WP, YouTube, G+, dll. Entah apa saja yang saya pilih dari menu pelenyapan, saya gak menyadari itu.

Yang saya tau, hanyalah, Success! My Blog*er account  is not available anymore.

Esoknya, pas mau ngecek daily email, muncul peringatan kalau password yang saya masukin salah. Kayaknya gak ada yang salah kok. Bingung. Bingung banget. Akhirnya curiga sama penonaktifan acc B kemarin itu. Dan bener aja, semua yang terintegrasi sama gmail account ga bisa diakses! Wuah, bad day banget!

Walhasil, saya nyari cara biar acc gmail saya balik lagi. Di fitur gmailnya ada yang namanya menu Recovery. Saya cobain, ternyata gagal dan mereka bilang, data-data yang saya masukin buat nyocokin kesamaan ternyata kurang dan mereka gak bisa ngembaliin account saya. Sedihnya luar biasa. Email penting, Contact, Newsletter, semuanya tinggal kenangan.

Sampai akhirnya saya bikin account gmail yang baru. Gak rela. Masih tersisa rasa penyesalan akan kegegabahan itu.

Acc YouTube jadi non aktif. Awalnya acc WP juga ga bisa saya buka, dan saya ngirim ke bagian supportnya kalo acc nya ga bisa dibuka, gimana caranya biar bisa aktif lagi.

Balasan dari mereka, sebut saja Om Bry,

Hi there,

Thanks for contacting us, 
and I'm sorry for the delay. 
We're working on a backlog of support 
requests at this time, and we generally answer 
in the order received. 
(However, we do try to answer follow up 
emails within 24-48 hours during the week.)

I'm sorry to hear that you lost your Gmail account. 
To help you gain access to a WordPress.com account, 
we'll need one of the following things: 

* An email from the email address on file for 
the account

* The API key associated with the account

Please make sure you have tried testing password 
options using the formon the 
http://wordpress.com/ home page. 
A lot of times, people can remember 
the password after a few tries.

Pertanyaanya adalah, mereka kan tau kalau email saya udah ga bisa diakses. Lha, kenapa mereka minta saya ngirim sesuatu dari email yang gak bisa diakses itu?? *__*

Kalo udah bisa diakses, ya berarti kan g ada masalah.. ngapain juga saya ngontak mereka.

Tapi, entah kenapa, baru beberapa minggu terakhir ini, pas saya nyoba masukin password, akhirnya bisa kebuka. Dan tanpa pikir panjang, saya ganti deh emailnya pake email baru. Trus saya ngasih konfirmasi ke bagian support WP tadi kalau saya udah bisa buka accountnya trus saya ganti adminnya pake gmail baru saya. Om Bry bales, kalo saya harus ngirim email dari acc lama saya yg ga bisa diakses itu, dan ga bisa ngubah admin, sampe email lama saya kebuka. Aneh. T___T

Email lama saya udah keblok dan ga bakalan bisa kembali! Yaudahlah, abaikan saja permintaan Om Bry tadi.

Dan karena Om Bry ngasi petunjuk –>If you changed the blog admin email address in Settings -> General, that’s different than the account email address in Users -> Personal Settings.

Iya memang, saya cuma ganti di Settings -> General, jadinya saya cobain deh ganti email baru di Users -> Personal Settings. 

Hasilnya, sukses! 🙂

Entah gimana kelanjutannya, yang penting berhasil dulu.. hehe.

.. and, The Morals of this Story are:

  • Beware of any attentions before you do something crucial
  • If you’re facing something awkward condition, just leave it or ignore it. It’s happen only in the virtual world. Pretend that you’ll never meet him. (this is valid, If he doesn’t understand that you’re really lost your account)

Cheers!

Just an actor’s point of view

Pada suatu sore, saya sedang baca-baca majalah luar. Di dalam halamannya saya menemukan statement menarik yang menurut saya simple tapi make sense tentang penilaian sebuah hubungan percintaan dari sudut pandang seorang aktor Hollywood.

I fall in love easily, but there is a difference between being in love and being an a loving relationship.

In love is infatuation.

Love is when that love dies down and you’re just there. The burning volcano stops erupting, the lava gets cold.

– Shia LaBeouf

Shia LaBeouf

What situation are you in?

Cheers!

Part-time position: Barista

Espresso

Tanggal 15 Februari kemarin adalah hari kedua saya bekerja parttime di sebuah cafe menjadi barista.

Nama cafe-nya, Omahku Cafe.

Pas hari pertama, baru diajarin pengenalan basic tentang kopi dan area kerja barista, juga disuruh pelajarin menu-menu minuman ringan. Hari kedua udah agak teknis. Yang menurut saya agak membuat “shocking” adalah sang Owner minta saya “nggambar” di atas foam. Sempet deg-degan #lebay. Tapi hasilnya, yah begitulah.

Tekniknya namanya etching. Gambarnya sederhana, pake coklat pasta. Trus gambar pertama, namanya “logo UGM”, karena bentuknya agak mirip (tapi gambar saya agak beda, kelopaknya kurang satu).

Tarik sana tarik sini, jadi deh.

Sayangnya, etching pertama saya ga seindah yang dibayangkan, hehe, namanya juga pemula.

Etching Pict

Selain etching, sempet dikenalin sama yang namanya pouring sama latte art, tapi belum belajar sampe tahap itu. Baru merhatiin barista lain dulu.

Ada lebih banyak lagi istilah dalam perkopian selain yang disebutin diatas, seperti brewing, cupping, frothing, roasthing, portafilter, dll. Lebih lengkapnya, cekidot.

Hari ketiga masih dalam pelatihan basic, ngeliat-liat barista yang udah mahir, sekalian belajar juga. Barista di sini ramah-ramah, owner-nya sering nongkrong dan ga jarang ikut bantuin barista yang lagi shift. Sama barista baru kaya saya pun ga segan untuk membagikan ilmunya.

Barista yang udah cukup lama kerja di sini juga dengan senang hati ngajarin. Kalau ada kesalahan, mereka selalu mengingatkan dan memberikan pengarahan dengan positif. Rasanya seperti dalam keluarga baru. Sungguh pengalaman yang berkesan. Besok dan seterusnya yang pasti harus jadi lebih baik lagi. Fighting!

Sekian dulu berbagi pengalaman menjadi Barista di Omahku Cafe, semoga bermanfaat.

Cheers!

Omahku Cafe: Cozy, Easy, and Homy

Omahku

The perfect place for chit-chat.

Tempat paling asik buat nongkrong, salah satunya adalah Cafe. Kalau ngomongin soal cafe, udah ga susah lagi nyari cafe yang nyaman di kota Jogja. Yap, sebagaian besar cafe emang di set senyaman mungkin buat nongkrong, nobar, atau sekedar baca buku.

Omahku Cafe adalah salah satu cafe yang sengaja di setting as cozy as home. Jadi orang yang dateng kesana bakalan ngerasa homy banget, karena interiornya di desain dengan warna cokelat yang menimbulkan kesan hangat. Surrounding-nya yang asik bikin tempat ini juga cocok untuk private meeting.

Di cafe ini ada dua area, for smoking (luar) dan no smoking (dalam). Di dalam, tersedia bookshelves yang menyediakan beberapa local dan foreign magazines. Novel series juga ada. Mau main kartu bareng temen se-gank juga bisa.

Kalau soal rasa makanan dan minuman, jangan diragukan. Minuman di sini yang paling menonjol adalah Kopi. Bikinnya pake Espresso Machine dan ditangani oleh barista-barista ahli. Jenis kopi yang diracik di cafe ini adalah Arabica dan fokusnya menggunakan biji kopi pilihan yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia tanpa adanya campuran dari kopi daerah lain. Biasanya dinamakan Single Origin.

Kalo makanan, variasi snack-nya bikin pengen nambah terus. Contohnya, Strawberry Mousse, Tiramisu, Brownies, Cake Ice Cream, Sandwich. Selain itu ada makanan agak-berat yaitu, Spaghetti dan Macaroni Bolognese.

Harganya? Boleh dibandingin sama cafe lain. Di sini harganya terjangkau sama kantong mahasiswa, tapi seperti yang dibahas di atas, walaupun harga lebih murah, cafe ini mengutamakan kualitas. Kalau ngga percaya, dateng aja sendiri dan buktikan.

You have  a boring day? Just forget it. Come and Relax. 

Selain menyediakan makanan dan minuman yang enak, di sini bisa make Wi-Fi dengan gratis. Tinggal nyalain laptop/device, konek Wi-Fi, siap berselancar. Mau nonton TV juga bisa, boleh request channel. Di sini, setiap hari selalu nyetel musik, jadi kalo mau dengerin lagu favorit  bisa di-request. Jadi, rasa bosen bakalan pergi jauh-jauh dari pikiran.

Lokasi cafe ini cukup strategis, terletak di daerah Moses-Gejayan, sebelah utara Hotel Jogja Plaza dan di dekat Universitas Sanata Dharma. Kalau beruntung bisa ketemu sama bule dan diajak kenalan.

Omahku Cafe buka dari pukul 12 siang sampai pukul 12 malam. Kalau mau nongkrong lama di sini, ga bakalan diusir. Jadi anggap aja cafe ini kaya rumah sendiri (asal tetep jaga manner).

Sekian dulu review Omahku Cafe, semoga bermanfaat.

Cheers!

Prologue.

09:40pm. Monday, Jan 9, 2012

Tepat pada hari Senin, di tanggal yang cantik ini, saya akan membulatkan tekad untuk menulis blog “secara rutin”. Sebelumnya udah ada isinya, tapi sangat geje. Huah.. rasa ini udah pengen dilakukan sejak lamaaaaaa. Tapi setelah dapet inspirasi dari blog Om Raditya Dika, baru deh timbul lagi rasa pengen mencurahkan segala isi hati. Karena inspirasinya adalah Om Dika, jadi bisa dipastikan hampir 99% isinya adalah cerita pribadi. Dan dari awal saya menulis, saya harus menguatkan mental terhadap apapun yang akan terjadi pada blog ini. Karena ini adalah ruang publik, saya harus siap dengan segala cercaan, hinaan dan apapun mengenai blog ini.

Dulu saya sempet menganggap kalau membeberkan cerita-cerita di blog itu adalah sampah. Tapi gak ada salahnya kita menumpahkan segala rasa yang ada di dalam lubuk jiwa daripada dipendam. Well, secara offline saya sudah sering banget nulis (ngetik) berbagai macam perkara permasalahan hidup saya di lembaran-lembaran, sebut saja Mr. Woot. Tetapi tentu saja kalo itu di masukin blog, akan banyak mengalami sensor yang bertubi-tubi, yang tadinya berlembar-lembar, bisa jadi hanya 2 lembar karena mengandung SARA dan sarkastik (lebay). Padahal ya isinya cuma 2 lembar kok.. syalala (pokerface).

Oh iya, sebelumnya saya akan memperkenalkan diri saya. Nama saya Ferlin Dwi Rahmaniah, biasa dipanggil Ferlin, Lilin, Frilin, apa aja deh. kalo kata Sule, “nama saya bebas!” asal masih dalam satu spesies.

Tolong jangan panggil saya Sherly, Rahmawati, maupun Verile. Karena nama-nama itu membuat saya frustasi. Pertama Sherly, saya pernah sampe debat sama mbak-mbak agen travel ditelpon karena saya dipanggil bolak-balik dengan nama Sherly, dan akhirnya saya mengaku nama saya Dian. Sungguh tragis. Kedua Rahmawati, itu bukan nama belakang saya. Saya kalo menyebutkan nama dengan singkatan, Ferlin Dwi R. pasti selalu ditebak, R nya Rahmawati ya?

Tolong, tolong hargai nama pemberian orang tua saya. Yang ketiga, itu sudah jelas, itu nama obat jerawat, jangan samakan nama saya dengan nama obat jerawat, walaupun nama itu memang lebih komersial.

Saya sekarang duduk di bangku perkuliahan menuju puncak semester impian, yakni semester akhir (saya masih semester 7). Entah semester idaman atau ancaman 😛 Karena sudah pasti di semester akhir ini harus banyak korban berguguran dan berjatuhan, seperti waktu dan uang. Sebenernya di semester-semester yang lalu juga sama aja sih, cuma semester akhir ini lebih berasa auranya, aura ingin cepat lulus.

Saya mengambil Jurusan Teknik Elektro prodi Sistem Komputer dan Informasi angkatan 2008, panjang kalo mau diceritain kenapa saya bisa masuk jurusan yang mayoritasnya adalah manusia berjakun. Kini nama Teknik Elektro telah berganti menjadi Teknik Elektro dan Teknologi Informasi. Dan saya menjadi mahasiswi bimbang ketika ditanya “Kamu kuliah jurusan apa?”, saya sempat putar otak dan mantap menjawab “IT” dan orang-orang menangkap bahwa IT adalah Teknik Informatika. Yasudlah, saya pun berhenti menjelaskan, mingkem. Soalnya mau dijelasin kayak gimana juga mereka akan bingung kenapa namanya Teknologi Informasi, yang akan berujung,” itu jurusan baru ya”, “masuk fakultas apa itu” (pengalaman pribadi) dan saya gak akan pernah lagi jawab kalo saya dari jurusan “TI” karena orang-orang pernah ada yang salah sangka kalo saya itu anak Teknik Industri.

Sebenernya, yang masih menjadi ganjelan saya adalah ketika orang lain bertanya, apa beda Ilkom (MIPA) sama IT? Suatu saat saya akan bersemedi di bawah naungan mbah Gugel. Intinya, saya adalah anak didik dari Universitas Gadjah Mada. And I’m proud of it.

Finally, saya akan menutup kata pengantar tidur ini dengan ucapan hamdalah, bismillah, dan Allahu Akbar!

Cheers!